#

Ilmu Harus Dikembangkan

24 Mei 2018

BUARAN – Jika seseorang mempunyai ilmu, maka ilmu tersebut harus dikembangkan dengan mengajarkannya kepada orang lain. Selagi masih dibutuhkan masyarakat, maka seseorang harus mau mengembangkan dan mengajarkan ilmunya. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Kepala SMK Islamiyah Sapugarut, Drs Misbachul Huda.

“Manusia hidup itu harus bisa mengajar, terutama mengajar dirinya sendiri. Kalau punya ilmu, ya ilmu itu harus dikembangkan dengan cara mengajar dan menyebarkannya kepada orang lain. Selama masih dibutuhkan oleh masyarakat, maka kita siap untuk mengembangkan ilmu,” ujar Misbach, sapaan akrabnya.

Meskipun sudah memasuki usia 70 tahun, Misbach masih aktif menjadi pengajar di tiga perguruan tinggi, yakni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan, Sekolah Tinggi Agama Islam Ki Ageng Pekalongan (STAIKAP), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Wali Sembilan (SETIA WS). Dirinya juga sering menjadi khatib di beberapa pondok pesantren, diantaranya Pondok Pesantren Modern Alquran Djunaid. Disebutkan, Misbach menjadi kepala sekolah di SMK Islamiyah Sapugarut sejak awal berdiri, yakni pada 2009 silam.

“Alhamdulillah saya termasuk salah satu yang ikut merintis sekolah ini sejak awal. Dulu tanah sekolah hanya sedikit yaitu sekitar 40 ubin, sekarang sekolah sudah mempunyai tanah seluas 103 ubin. Kalau ada dana, kami berencana mengembangkan bangunan fisik sekolah, di samping mengembangkan kualitas pendidikan,” jelas pria kelahiran Bumiayu ini.

Diceritakan, Misbach menempuh pendidikan S1 di IAIN Yogyakarta jurusan Sastra Arab. Setelahh itu dia melanjutkan pendidikan ke Universitas Riyadh Arab Saudi. Usai lulus dari Universitas Riyadh pada tahun 1982, Misbach mengajar di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) -sekarang menjadi IAIN- Pekalongan. Oleh STAIN Pekalongan dirinya juga pernah ditugaskan untuk belajar ke Damaskus Syiria. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin