#

KKN MANDIRI SETIA WS TAHUN 2021

03 Maret 2021

SETIAWS LAKSANAKAN KKN PKM

Pada awal Maret 2021 ini, Sekolah Tinggi Agama Islam Walisembilan (SETIAWS) Semarang mengelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), yang merupakan salah satu bentuk pengintegrasian kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua SETIA WS Drs. H. Muhlisin, SE., M.Ag., MM., dalam sambutan pembekalan KKN-PKM yang berlangsung mulai Jum’at hingga Minggu, 26-28 Februari 2021 menegaskan bahwa KKN saat ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadi motivator dalam pemberdayaan masyarakat. “Berbagai potensi daerah dan sumber daya manusia yang ada di masyarakat, perlu diberdayakan dan dioptimalkan agar nantinya masyarakat benar-benar menjadi berdaya untuk mengembangkan daerahnya secara mandiri.” Disamping itu, KKN kali ini juga mengintegrasikan antara kegiatan penelitian oleh mahasiswa, dosen bersama mahasiswa, dan pengabdian dosen bersama mahasiswa dalam rangka memenuhi Tri Dharma perguruan tinggi (pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat).

Ketua Panitia KKN Drs. H. Ali Fauzin, MM., M.Par., M.Si., mengatakan bahwa KKN-PKM semester ini diikuti oleh 262 mahasiswa yang terbagi kedalam Prodi PAI, PGMI, HKI dan KPI.  KKN-PKM seluruhnya diinisiasi oleh mahasiswa secara berkelompok. Mahasiswa memulai kegiatannya sejak pemilihan lokasi, penyusunan program dan kegiatan, penentuan anggota tim dan perencanaan biaya yang dibutuhkan. KKN-PKM yang mengusung tema besar “Menciptakan Pembelajaran Efektif Pada Masa Kenormalan Baru” berlangsung selama 21 hari dan setiap kelompok mahasiswa dibimbing oleh satu orang DPL (Dosen Pembimbing Lapang).

KKN Mahasiswa Mandiri Individu/Mandiri berkelompok dilaksanakan dengan didasari atas berbagai asumsi. Pertama, mahasiswa, secara psikologis, adalah orang yang sudah dianggap dewasa. Oleh sebab itu, perlu diberikan kesempatan untuk mengorganisir suatu kegiatan sebagai media pembelajaran agar dapat menjadi manusia yang bertanggungjawab atas segala keputusan yang dibuat sendiri. Kedua, proses pencarian permasalahan KKN akan mengantar mahasiswa menjadi SDM masa depan yang peduli terhadap permasalahan masyarakat, dan ketiga, menunjukkan pada mahasiswa bahwa persoalan di masyarakat bukan hanya tanggungjawab Pemerintah, tetapi juga tanggungjawab seluruh komponenmasyarakat.

Kegiatan KKP-PKM berlansung mulai awal Maret 2021 dan berakhir sesuai estimasi yang telah disepakati dengan minimum pelaksanaan 21 hari di lapangan. Adapun daerah yang dipilih oleh mahasiswa sebagai tempat KKN antara lain terbagi kedalam 4 kabupaten yakni Kab. Pekalongan, Kab. Kendal, Kab. Demak dan Kab. Grobogan. (wd@2021)