Visi, Misi dan Tujuan

Visi

Terwujudnya pusat kajian keislaman berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah dan pengembangan ilmu pendidikan dan kewirausahaan yang mandiri dan professional Tahun 2028.

Misi

1. Mempersiapkan Sarjana Agama yang professional
2. Mempersiapkan Sarjana Agama yang memiliki kedalaman ilmu keislaman berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah
3. Mempersiapkan Sarjana Agama yang beriman, dan bertaqwa, berakhlak karimah, dan berdedikasi tinggi terhadap masyarakat

Tujuan

1. Membantu melaksanakan program pemerintah dalam bidang pendidikan tinggi
2. Menyiapkan mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik, dan/atau professional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan Agama Islam dan teknologi serta seni yang bernafaskan Islam berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah.
3. Mengembangkan dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan Agama Islam dan teknologi serta seni yang bernafaskan Islam; dan mengupayakan penggunaanya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
4. Membentuk sarjana muslim yang bertaqwa kepada Allah SWT., berakhlak mulia, cakap, terampil, dan mandiri serta bertanggung jawab terhadap kehidupan agama, kesejahteraan masyarakat dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sasaran dan strategi pencapaiannya

1. Terwujudnya pendidikan Islam yang berkualitas, berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah. Strategi untuk mencapai sasaran ini adalah:

a) Program peningkatan dan penjaminan mutu kurikulum untuk memenuhi standar nasional;
b) Program peningkatan kompetensi/mutu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana dan manajemen dengan kebijakan perencanaan seksama, menyeluruh dan terpadu;
c) Program pengembangan joint program dengan perguruan tinggi/program studi/LPTK yang bermutu, baik dalam atupun luar negeri.
d) Program pengembangan Bahasa dan Keislaman, baik pada program pembelajaran di kampus maupun program pengembangan life skill

2. Tercapainya penelitian secara intens dan berkelanjutan untuk melahirkan dan mengembangkan teori-teori serta konsep keilmuan Pendidikan Islam. Strategi untuk mencapai sasaran ini adalah:
a) Program pengikutsertaan riset bertaraf nasional dan internasional dengan kebijakan mengutamakan pada permasalahan pendidikan dan pembelajaran.
b) Program riset-riset kerjasama dengan mitra perguruan tinggi/program studi yang maju dan bermutu, baik kerjasama dalam proses penelitian, pendanaan maupun publikasi.
c) Program peningkatan mutu SDM, sarana dan prasarana penelitian
d) Program penyempurnaan sistem tatakelola riset tingkat program studi dengan kebijakan memprioritaskan keikutsertaan seluruh dosen dalam program penelitian yang ada.
e) Program peningkatan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan teori-teori dan konsep keilmuan, pendidikan dan pembelajaran.
f) Program peningkatan prosentase jumlah mahasiswa program studi dengan kebijakan penataan prioritas (mencakup peningkatan jumlah dan kualitas mahasiswa melalui perekrutan mahasiswa bermutu secara proaktif dan peningkatan mutu serta relevansi program studi).

3. Tercapainya peran program studi untuk pengabdian masyarakat yang bersifat proaktif, antisipatif dan partisipatif dalam menunjang penerapan keilmuan dan praktik pendidikan Islam. Strategi untuk mencapai sasaran ini adalah:
a) Program peningkatan mutu pengabdian kepada masyarakat berfokus pada pemberdayaan masyarakat di lingkungan pendidikan.
b) Program peningkatan partisipasi masyarakat berbasis masjid dengan kebijakan peningkatan kepeduliaan dan empati dalam membantu serta memberdayakan masyarakat sehingga pengalaman dan keahlian yang diperoleh dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat.

4. Tercapainya peningkatan jaringan kerjasama dengan perguruan tinggi/program studi lain di dalam negeri dan luar negeri, khususnya perguruan tinggi/program studi yang berakar pembelajaran pada pendidikan Islam. Strategi untuk mencapai sasaran ini adalah:
a) Program peningkatan fasilitas jejaring kerjasama nasional dan internasional dengan kebijakan pengembangan yang meliputi aspek kapasitas kelembagaan dan SDM, tatakelola, pendataan, pemantauan serta pendanaan.
b) Program peningkatan jumlah dan mutu jejaring kerjasama nasional dan internasional secara bertahap dengan kebijakan memprioritaskan kerjasama yang memberikan posisi strategis program studi di tingkat nasional atau internasional.